Minggu, 02 Desember 2012
Yuk, Mengenal Apa itu Pashmina
Kebanyakan dari kita sudah melepaskan definisi sebenarnya dari pashmina tersebut, sehingga kita tidak tahu bahwa pashmina yang kita gunakan sebenarnya lebih mengacu pada kerudung atau syal daripada pashmina. Sedangkan pashmina sendiri bisa bermanfaat sebagai kerudung. Saat ini, orang banyak menyebut pashmina chiffon, pashmina rayon/kaos, pashmina tie dye dan sebagainya
Apa sih pashmina itu?
Pashmina berasal dari bahasa Persia yang berarti kain wool. Bahan kain pashmina sendiri berasal dari bahan yang disebut Kashmir. Oleh karena itu, bila Anda menemukan pashmina dengan harga cenderung mahal, biasanya terbuat dari kashmir asli. Ada juga yang sudah dicampur dengan sutra. Bentuknya panjang seperti selendang kerudung dan kadang-kadang memiliki motif yang artistik dan hangat digunakan, sehingga banyak yang menyukainya.
Pashmina wool merupakan pashmina terbaik dan paling halus serta mewah yang asalnya dari Himalaya. Serat pashmina memiliki ketebalan 15-19 mikron sehingga membuatnya begitu halus. Dahulu kain pashmina digunakan untuk lambang kemewahan, namun kini pashmina sudah menjadi berbagai benda fashion seperti syal, scarf dan sweater.
Memilih pashmina
Bila Anda ingin membeli pashmina, perhatikan apakah bahannya terdiri dari 100% pashmina atau sudah bercampur dengan sutra. Untuk daerah dingin, pashmina dua lapis cocok digunakan. Namun untuk daerah tropis seperti Indonesia, pashmina satu lapis sudah cukup mampu menghangatkan badan.
Pilihlah pashmina yang ukurannya sesuai dengan tinggi Anda. Bila Anda memiliki tinggi sekitar 150 cm, gunakan pashmina dengan ukuran 200x75 cm. Untuk ukuran di atas 150 cm, gunakan pashmina ukuran 90x200 cm. Bila Anda benar-benar tinggi, mungkin butuh pashmina ukuran 125x250 cm. Memilih ukuran pashmina yang salah, berdampak pada penampilan karena bisa membuat Anda kelihatan pendek.
Salah Paham Istilah Pashmina
Karena perkembangan jaman atau kebiasaan, orang sekarang menyebut selendang atau kerudung bahan tertentu sebagai pashmina. Misalnya pashmina chiffon sebenarnya lebih mengacu pada selendang atau kerudung biasa. Namun apapun sebutannya, pashmina sudah menjadi bagian fashion dalam diri wanita. Pengguna pashmina masa kini bukan hanya hijabers, karena pashmina sudah dikenal sejak lama. Beberapa fashion item yang menjadi favorit adalah syal dan scarf fashion.
Itulah sedikit penjelasan mengenai pashmina. Bisa juga menjadi koleksi cantik untuk membuat penampilan Anda makin anggun dan menawan. Vemale.com
Tutorial Hijab Pashmina Rajut
Jenis dan motif pashmina semakin beragam seperti pashmina chiffon, pashmina kaos, pashmina tie die, pashmina glitter dan lain sebagainya.Dengan banyak variasi pashmina ini Anda tinggal memilih sesuai dengan gaya Anda dan acara yang akan dihadiri. Kali ini kita akan menyimak tips cara memakai pashmina serut dengan motif pelangi, hanya dengan beberapa step, anda siap tampil cantik:
Rawat Juga Ya Koleksi Hijabmu
Jilbab masa kini terbuat dari bahan kain yang makin beragam. Oleh karena itu, perawatannya juga tidak bisa disamakan, Ladies. Bagaimana dong cara merawat jilbab yang baik? Ikuti langkahnya berikut ini.
1. Jilbab Paris
Jilbab semacam ini biasanya bahannya tipis dan nyaman. Untuk mencucinya, Anda cukup menggunakan air sabun ketimbang deterjen. Jangan mengucek terlalu keras bila ada noda yang tertinggal. Jemur jilbab di tempat yang rindang sehingga tidak terpapar sinar matahari langsung. Begitu pula dengan menyetrika, gunakan suhu yang sedang hingga rendah. Jangan langsung menggosok jilbab, tapi coba dulu pada alas setrika untuk mengukur suhu panas setrika.
2. Jilbab Bahan Kaos/Rayon
Jilbab rayon/kaos bisanya memiliki elastisitas atau kelenturan yang baik, namun jangan terlalu sering membuatnya tertarik karena bisa membuat bahan menjadi molor dan tidak bagus bentuknya. Karena warna jilbab kaos cukup pekat, sendirikan saat mencuci agar tidak luntur. Cara mencuci dan menjemurnya tidak berbeda dengan jilbab paris, hanya saja, kita bisa menggunakan deterjen sebagai pembersih. Setrika dengan suhu sedang karena bahannya cukup tebal.
3. Jilbab Chiffon
Jilbab chiffon sangat ringan dan butuh perawatan khusus. Untuk membersihkan bahan semacam ini, kita harus mencucinya dengan manual dan menggunakan air sabun. Menguceknya pun harus sangat hati-hati agar tidak mengubah bentuk dan warna bila chiffon Anda memiliki corak. Segera cuci kerudung setelah Anda menggunakannya seharian dan saat menyetrika, lapisi dengan kain agar tidak berinteraksi langsung dengan panas setrika.
4. Jilbab berpayet
Hindari menggunakan deterjen. Pakai lah larutan air dan shampoo, namun jangan pula merendam terlalu lama. Jangan memeras bagian yang berpayet karena bisa jadi merusak tatanannya. Jemur dengan diangin-anginkan sudah cukup untuk menjaga bentuk dan warna jilbab payet.
5. Jilbab Viscose
Jilbab seperti ini terasa lembut dan dingin di kulit, warnanya juga sedikit mengkilap dan mirip seperti rajutan. Untuk merawat jilbab ini, jangan merendam terlalu lama karena bisa merusak jilbab. Jemur dengan diangin-anginkan dan setrika dengan panas rendah sudah bisa membuat jilbab Anda licin. Perhatikan penggunaan peniti, bros dan jarum pentul karena beberapa viscose mudah berlubang bila disemati peniti.
Perhatian khusus pada jilbab akan membuatnya awet dan tetap cantik saat digunakan. Jadi jangan sampai salah perawatan ya, Ladies. Vemale.com
Tetap Hemat Meski Gonta-Ganti Model Hijab
Seiring dengan berkembangnya fashion hijab di Indonesia, kita seringkali menemukan produk yang kita inginkan namun harus merogoh kocek cukup dalam. Yaah.. padahal kan ingin tampil lebih nyaman dan santun.
Vemale mengerti akan hal itu, Ladies. Bila Anda sedang melengkapi amunisi hijab Anda namun terbentur masalah dompet, coba ikuti tipsnya berikut ini.
1. Lengkapi Kebutuhan Pokok Berhijab
Kunci agar kita tidak selalu ingin beli ini dan itu adalah melengkapi kebutuhan pokok terlebih dahulu. Cari pakaian berlengan panjang ataupun bawahan yang panjang, pashmina atau jilbab dan jarum pentul atau peniti. Pilihlah warna-warna basic pada bawahan Anda, misalnya hitam, mocca atau putih. Hal ini akan memudahkan Anda memadu padankan pakaian dan jilbab Anda.
2. Update Tips Tutorial Jilbab
Jangan malas belajar tutorial jilbab bila Anda ingin penampilan yang berbeda dari hari ke hari. Tidak ada salahnya kok mencoba gaya hijab masa kini selama tutorial ya kita ikuti tidak ribet dan tetap sesuai syariat Islam. Dengan mengupdate tutorial jilbab, kita bisa menggunakan satu jilbab untuk berbagai gaya. Lebih hemat kan?
3. Mix and Match
Dengan memilih warna basic, Anda bisa mengombinasikan penampilan Anda. Bila ada waktu senggang, cobalah untuk mix and match koleksi yang Anda miliki. Jadi penampilan bisa bervariasi setiap hari tanpa harus beli baju baru. Punya beberapa koleksi aksesoris juga bisa dimanfaatkan lho, Ladies. Misalnya bros bunga sederhana.
4. Seleksi Harga
Bila Anda hendak membeli produk fashion hijab, lebih baik bila Anda mensurvey harga dan barang terlebih dahulu. Penjual jilbab atau pakaian tidak hanya satu atau dua, survey harga yang murah dan bandingkan kualitas produknya. Walau hemat bukan asal murah juga, bukan? Pilih yang ekonomis namun juga berkualitas.
5. Kembali ke Niat
Setelah sudah melakukan semuanya namun masih suka lapar mata saat melihat produk fashion hijab yang cantik dan lucu, kembalikan pada niat Anda berjilbab. Pakaian ini digunakan untuk menutupi aurat Anda, tidak apa-apa tidak memiliki dress yang lucu, selama pakaian yang ada masih mampu menutup aurat Anda dengan baik.
Nah, dengan menerapkan tips di atas, Anda tidak harus kehabisan uang untuk selalu membeli produk hijab. Selama kita mau kreatif, kita bisa menyiasati agar tetap berpakaian layak dan santun namun juga hemat. Selamat mencoba, Ladies. Vemale.com
Sabtu, 01 Desember 2012
Hijab Untuk Ke Pantai
Hijab Untuk Ke Pantai. Pantai yang identik dengan air laut dan angin yang kencang seringkali menjadi poin utama yang dikhawatirkan bagi wanita berjilbab, karena tidak nyaman dengan pakaian yang dikenakan.
Hal tersebut dapat diatasi dengan menggunakan beberapa trik pada busana yang dikenakan sehingga anda tetap merasa nyaman walaupun terkena air dan hembusan angin pantai.Simak tips hijab untuk ke pantai berikut ini :
- Pilihlah jilbab langsung agar posisi jilbab tidak berubah. Hindari jilbab yang mengenakan peniti apabila anda akan bermain air. Jilbab yang menggunakan peniti lebih mudah bergeser sehingga susah untuk merapikannya dengan kondisi angin yang cukup kencang.
- Gunakan kaos dengan bahan yang nyaman dan lembut, seperti bahan katun yang dapat menyerap keringat.
Hindari warna putih karena akan terlihat transparan dalam kondisi basah.Apabila ingin lebih aman kenakan tank top sebelum anda mengenakan kaos, sehingga saat kaos basah maka tank top dapat melapisi tubuh agar tidak transparan.
- Pilih bawahan dengan warna gelap. Legging adalah pilihan terbaik karena simpel dan nyaman untuk digunakan.
Jika anda tidak berencana bermain air, anda dapat menggunakan rok dengan dalaman berupa legging. Pilih rok dengan bahan yang nyaman dan tidak terlalu ringan.
Hindari penggunaan jins karena bahan jins termasuk berat dan akan memakan banyak tempat di bawaan anda. Bahan chiffon juga harus dihindari karena ringan dan mudah tertiup angin.
- Apabila banyak kegiatan di air, lebih baik kenakan pakaian renang khusus muslimah atau kenakan wetsuit. Pakaian tersebut biasanya dilengkapi oleh penutup kepala atau dive hood. Bahannya yang elastis akan menempel di kulit sehingga anda tidak perlu khawatir akan tersingkap.
- Jika berpergian dengan cara backpacker, agar lebih aman dan nyaman, bawalah sleeping bag dan gunakan saat anda tidur.
Sleeping bag akan melindungi tubuh dari gigitan nyamuk, dingin, dan anda tidak perlu khawatir apabila pakaian anda tersingkap selama tidur.semoga tips hijab untuk ke pantai ini bermanfaat!
Tips Untuk Ladies Bikers Berjilbab
Tips Untuk Ladies Bikers Berjilbab. Pengendara motor saat ini tidak hanya didominasi kaum adam saja, sekarang kaum hawa juga menunjukkan eksistensinya dengan menggunakan berbagai macam jenis motor khususnya motor matik.
Dalam menggunakan perlengkapan keamanan seperti jaket atau helm, wanita berjilbab harus mempunyai kiat-kiat khusus dalam berkendara. Sebagai penunjang dari safety riding, helm wajib digunakan demi keamanan saat berkendara. Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk ladies bikers berjilbab yang menggunakan helm, agar tetap nyaman dan aman saat berkendara dengan motor kesayangan:
- Gunakanlah jilbab dengan model simpel tanpa banyak tambahan aksen agar pas dengan kepala dan tidak ada rongga atau sela.
- Jangan menggunakan ciput yang terlalu mancung. Hal itu akan mengganggu saar menutup kaca helm dan merusak ciput itu sendiri.
- Pilih variasi kecil yang tidak mengganjal di helm. Jika kamu suka variasi jilbab seperti bandana luar dengan aneka kembang atau broche ronce panjang untuk bagian belakang, sebaiknya dipakai jika sudah sampai di tempat tujuan.
- Anda juga bisa menggunakan ciput saja untuk tampil simpel. Ini juga sekaligus menyisiati untuk menutupi bagian leher saat berkendara menggunakan motor.
- Gunakan jaket motor dan pastikan jilbab masuk di dalam jaket supaya tidak terbang-terbang diterpa angin saat berkendara.
- Pilihlah warna jilbab yang soft seperti warna-warna pastel supaya jilbab tidak menyerap terlalu banyak sinar matahari. Hindari warna-warna gelap seperti hitam karena menyerap sinar matahari lebih banyak.
Nah, sudah tahu kan tips untuk ladies bikers berjilbab supaya tetap nyaman menggunakan helm? So, untuk ladies bikers yang berjilbab, jangan jadikan jilbab sebagai kendala untuk keep safety riding menggunakan helm ya!
Edelweis Style (Step By Step)
Tips :
Pilihlah bahan katun atau bahan kesat untuk gaya ini. untuk meminimalisasi pentul.
Dan ini adalah pilihan praktis untuk sehari-hari, kuliah maupun kerja
Langganan:
Postingan (Atom)



















